Skip to main content

Geledah Rumah Firza Husein, Polisi Cari Bukti Makar dan Chat Senonoh, TV, Seprai dan Bantal Diamankan

Geledah Rumah Firza Husein, Polisi Cari Bukti Makar dan Chat Senonoh, TV, Seprai dan Bantal Diamankan

SO - Kediaman Firza Husein di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, digeledah polisi selama sekitar 4 jam. Sejumlah barang bukti diamankan. Polisi menggeledah rumah Firza sekitar pukul 10.00 dan berakhir pada pukul 13.30 WIB, Rabu, 1 Februari 2017. 

Penyidik membawa sejumlah barang bukti dari dalam rumah Firza, di antaranya printer, televisi, dan kain seprai. Barang bukti televisi diletakkan penyidik di sebuah mobil berwarna silver. Seorang polisi juga tampak menenteng printer.

Petugas dari Polda Metro mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 09.45 WIB. Namun, karena di rumah tidak ada orang, polisi terpaksa mencari cara lain untuk membuka pintu rumah. Polisi mendatangkan ahli kunci.

Selain cari terkait bukti dugaan makar, penggeledahan tersebut juga untuk mencari bukti chat mesumnya bersama pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang menjadi viral di media sosial.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat membenarkan, bahwa penggeledahan itu atas laporan yang diterimanya.

"Itu kegitan dari tindaklanjut adanya laporan kemarin, terkait dengan pornografi," kata Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/2).

Penyidik membawa sejumlah barang bukti dari dalam rumah Firza, di antaranya printer, televisi, dan kain seprai. Barang bukti televisi diletakkan penyidik di sebuah mobil berwarna silver. Seorang polisi juga tampak menenteng printer.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari barang bukti terkait dua kasus yang menyeret Firza, yakni makar dan chat senonoh dengan pentolan FPI.

"Kita sambil jalan (penggeledahan), kita menyelam sambil minum air (penggeledahan kasus makar dan pornografi)," kata Argo.

Ketua RT 03/RW 07, Mat Yasin, ikut mendampingi polisi menggeledah rumah tersangka kasus makar itu. Mat Yasin mengatakan, penggeledahan itu berlangsung selama 1,5 jam. Ada sejumlah barang yang disita polisi, yaitu seprai, bantal, guling, dan televisi. Barang-barang itu diambil dari kamar orangtua Firza.

Menurut Yasin, ketika digeledah polisi rumah itu kosong. Fifi Husein, adik Firza yang sempat berada di dalam rumah, langsung lari ketika polisi menggeledah.

"Semua ruangan digeledah," ujar Yasin.

Menurut Yasin, sejak Firza ditangkap polisi kemarin, rumahnya dijaga lima orang dari Front Pembela Islam (FPI).

"Ada laskar FPI yang menjaga rumah dari pagi sampai jam 8 malam kemarin. Yang jam 4 diaplus, terus dijaga sampai malam lagi," ujar Yasin.

Yasin menjelaskan, Firza dikenal sebagai sosok yang baik, tapi jarang tinggal di rumah yang berada di Jalan Makmur, Lubang Buaya, itu. Firza Husein, kata Yasin, juga jarang bergaul dengan tetangga.

Saat ini Firza Husein ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. 

Pengacara Firza, Aziz Yanuar, menuturkan, Firza hari ini diperiksa penyidik Bareskrim Polda Metro Jaya di Mako Brimob terkait dugaan kliennya sebagai penyandang dana makar.

Ia membenarkan, kalau handphone pribadi milik kliennya sempat diperiksa oleh penyidik. 

"Handphone diperiksa tadi kurang lebih jam 09.30-10.30 Wib. Tapi sudah dikembalikan," kata dia. (detik/merdeka/liputan6)

Comments

Popular posts from this blog

Talk Show Literasi Keuangan FIFGROUP: OJK Apresiasi Langkah untuk Optimalkan Pembiayaan Dengan Cerdas dan Bijak

SO, JAKARTA,-Industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.  Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peran sektor keuangan itu sendiri, tetapi juga pada pemahaman dan kesiapan finansial masyarakat yang menjadi bagian penting dari ekosistem yang berjalan. Hasil dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan perkembangan positif, dengan indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 49,68%, meningkat signifikan dari angka 38,03% pada tahun 2019.  Meskipun terdapat peningkatan, masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai karakteristik dan peraturan berbagai produk serta layanan di sektor jasa keuangan.  Perkembangan pesat dan digitalisasi di industri keuangan telah menciptakan sistem keuangan yang semakin kompleks dan dinamis.  Oleh karena itu, upaya bersama antara pemerintah, lembaga keuangan, organisasi non...

Setelah Debat Cagub, Swing Voters Diyakini ke Ahok-Djarot, Ini Kata Ruhut Sitompul

SO   - DPP PDI Perjuangan menyatakan puas dengan penampila jagonya, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat‎, dalam debat calon gubernur Jakarta yang dilaksanakan KPUD, tadi malam. Penampilan yang keren alias cool, dipadu kerja sama apik Ahok-Djarot dinilai sebagai yang terbaik. ‎"Persepsi positif sosmed yang menempatkan Ahok Djarot jauh lebih unggul adalah hasil dari konsistensi Ahok yang tidak pernah terpancing oleh serangan tajam pasangan lain," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Sabtu (14/1). Hasto mengatakan, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan Ahok yang jauh lebih cool dan konsisten di dalam menyampaikan program berdasarkan pengalaman yang nyata. "Karena itulah saya sepakat dengan closing statement pasangan nomor 2 tersebut bahwa untuk menjadi Gubernur dan Wagub DKI diperlukan konsistensi, program nyata, dan keberanian bersikap daripada sekadar retorika. Menjadi pemimpin tidak bisa bermodalkan hafalan,"‎ u...

What? Raja Salman Bertemu Ormas Islam Bahas Isu Radikalisme

Ahok Bersalaman Dengan Raja Salman.  SO - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini mengapresiasi rencana pertemuan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan organisasi kemasyarakatan Islam. Sebagai bentuk apresiasi itu, pihaknya memasang baliho besar di depan kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU. "Salah satu bentuk kegembiraan kami menyambut kedatangan Raja Salman, di depan gedung PBNU terpampang besar baliho selamat datang," kata Helmy, saat dihubungi Tempo, Rabu, 1 Maret 2017. Menurut Helmy, dalam lawatannya ke Indonesia kali ini akan ada pembicaraan khusus antara Raja Salman dan PBNU, yaitu kesepakatan untuk menjaga perdamaian dunia. “Terutama mengantisipasi gerakan radikalisme global,” kata Helmy. Seluruh elemen masyarakat, Helmy mengatakan berkewajiban menjaga hubungan yang harmonis antara Republik Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia. Terlebih bagi umat Islam. Ia menambahkan, Raja Salman adalah Khadimul haramain yang ...