Skip to main content

Video Ini Bikin Haru, Ketika Ahok "Diseret" Kepada Seorang Pasien

Video Ini Bikin Haru, Ketika Ahok "Diseret" Kepada Seorang Pasien
SO - Keluarga Elisa Umami (20 tahun) sudah mulai berputus asa. Pasalnya, sakit yang diderita oleh Elisa Umami harus dioperasi dengan biaya yang cukup besar.

Elisa harus dioperasi empedunya. Namun karena ketiadaan biaya, operasi terancam batal dilakukan. 

Begitu melihat Basuki Tjahja Purnama, Gubernur DKI Jakarta non aktif, kakak Elisa Umami berinisatif untuk menyeret Ahok ke Elisa. 

Melihat kondisi Elisa, Ahok meminta agar segera dipindahkan ke RS Tarakan agar segera dilakukan penindakan. Keluarga menangis terharu karena sempat putus asa dan ingin memulangkan Elisa ke kampung halamanannya di Pemalang saja.

Peristiwa mengharukan itu pun terekam video dan menjadi viral di dunia maya. Beragam komentar netizen, rata mereka terharu. Misalnya saja ketika video tersebut diposting ulang oleh netizen dengan akun A.b. Wibowo

Akun Putry Patricia Naluri berkomentar, "manusia tdk bisa d bohongi,,, orng baik selalu d cari untuk d minta pertolongannya.." Husain Najavi berkomentar, "IsyaAlloh....tulus. terlepas dr prasangka...a b c d..."

"cepat sembuh dan lancar operasi empedu nya ya mba elisa😫. GBU," komentar akun Den Mas. "Moga lekas sembuh adanya meski aku merasa malu juga sebagai seorang Muslim karena kok Ahok yang harus ke sana..." timpal akun Edy Ismail Aizavie. 

Akun Nenchy Cefa berkomentar, "Ini Bukan pencitraan karna Pak Ahok murni dari dulu selalu melakukan yg trbaik. Terserah mereka mau nilai pak Ahok seperti apa, yg jelas kerja pak Ahok terbukti nyata & bukan janji." 

Selanjutnya, silahkan tonton sendiri videonya.


(Ibnu)

Comments

Popular posts from this blog

Talk Show Literasi Keuangan FIFGROUP: OJK Apresiasi Langkah untuk Optimalkan Pembiayaan Dengan Cerdas dan Bijak

SO, JAKARTA,-Industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.  Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peran sektor keuangan itu sendiri, tetapi juga pada pemahaman dan kesiapan finansial masyarakat yang menjadi bagian penting dari ekosistem yang berjalan. Hasil dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan perkembangan positif, dengan indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 49,68%, meningkat signifikan dari angka 38,03% pada tahun 2019.  Meskipun terdapat peningkatan, masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai karakteristik dan peraturan berbagai produk serta layanan di sektor jasa keuangan.  Perkembangan pesat dan digitalisasi di industri keuangan telah menciptakan sistem keuangan yang semakin kompleks dan dinamis.  Oleh karena itu, upaya bersama antara pemerintah, lembaga keuangan, organisasi non...

Setelah Debat Cagub, Swing Voters Diyakini ke Ahok-Djarot, Ini Kata Ruhut Sitompul

SO   - DPP PDI Perjuangan menyatakan puas dengan penampila jagonya, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat‎, dalam debat calon gubernur Jakarta yang dilaksanakan KPUD, tadi malam. Penampilan yang keren alias cool, dipadu kerja sama apik Ahok-Djarot dinilai sebagai yang terbaik. ‎"Persepsi positif sosmed yang menempatkan Ahok Djarot jauh lebih unggul adalah hasil dari konsistensi Ahok yang tidak pernah terpancing oleh serangan tajam pasangan lain," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Sabtu (14/1). Hasto mengatakan, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan Ahok yang jauh lebih cool dan konsisten di dalam menyampaikan program berdasarkan pengalaman yang nyata. "Karena itulah saya sepakat dengan closing statement pasangan nomor 2 tersebut bahwa untuk menjadi Gubernur dan Wagub DKI diperlukan konsistensi, program nyata, dan keberanian bersikap daripada sekadar retorika. Menjadi pemimpin tidak bisa bermodalkan hafalan,"‎ u...

What? Raja Salman Bertemu Ormas Islam Bahas Isu Radikalisme

Ahok Bersalaman Dengan Raja Salman.  SO - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini mengapresiasi rencana pertemuan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan organisasi kemasyarakatan Islam. Sebagai bentuk apresiasi itu, pihaknya memasang baliho besar di depan kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU. "Salah satu bentuk kegembiraan kami menyambut kedatangan Raja Salman, di depan gedung PBNU terpampang besar baliho selamat datang," kata Helmy, saat dihubungi Tempo, Rabu, 1 Maret 2017. Menurut Helmy, dalam lawatannya ke Indonesia kali ini akan ada pembicaraan khusus antara Raja Salman dan PBNU, yaitu kesepakatan untuk menjaga perdamaian dunia. “Terutama mengantisipasi gerakan radikalisme global,” kata Helmy. Seluruh elemen masyarakat, Helmy mengatakan berkewajiban menjaga hubungan yang harmonis antara Republik Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia. Terlebih bagi umat Islam. Ia menambahkan, Raja Salman adalah Khadimul haramain yang ...