Skip to main content

Tertawai Pernyataan Anwar Abbas, Ferdinand: Sejak Kapan Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Israel

Tertawai Pernyataan Anwar Abbas, Ferdinand: Sejak Kapan Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Israel
SO,_Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean tampak menertawai pernyataan Anwar Abbas yang meminta Pemerintah Indonesia memboikot Israel dan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara zionis tersebut.


Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 14 Mei 2021, Ferdinand Hutahaean tertawa lantaran heran dengan pernyataan Anwar Abbas itu.


Pasalnya, kata Ferdinand, Indonesia sama sekali tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sejak dulu sampai sekarang.


“MUI Ajak Boikot Israel Dan Putuskan Hubungan Diplomatik Mbah Anwar Abas, sejak kapan Indonesia punya hubungan diplomatik dengan Israel? Duhhhhh gini amat,” cuit Ferdinand Hutahaean sambil menyertakan emotikon tertawa.


Dalam cuitannya itu, Ferdinand membagikan artikel pemberitaan berjudul ‘MUI Ajak Boikot Israel dan Putuskan Hubungan Diplomatik’.


Mengutip Pojoksatu.id, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak negara-negara Islam di seluruh dunia untuk boikot Israel dan memutuskan hubungan diplomatik.


Hal itu berkenaan dengan sikap Israel terhadap Palestina yang hingga kini masih terus melakukan penyerangan.


“Kita mendesak dunia Islam untuk memutus hubungan diplomatik dengan Israel. Serta memboikot semua bentuk transaksi dan perdagangan dengan negara penjajah dan teroris tersebut,” tegas Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Anwar Abbas, Jumat 14 Mei 2021.


Menurut Anwar Abbas, kekejaman Israel harus dilawan dan dihentikan dengan berbagai cara.


“Umat Islam dan warga dunia harus memberikan perlawanan dengan berbagai cara agar hal-hal yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan yang dilakukan oleh Israel tersebut dapat dihapus dan dihentikan,” tegasnya.


Sebab, kata Anwar Abbas, tindakan tentara Israel memperlakukan anak-anak, ibu-ibu dan orang tua di kota Yerussalem, Palestina sangat tidak manusiawi dan tidak bisa ditolerir.


“Agar pemerintah Israel sadar bahwa dalam kehidupan bersama dia harus bisa menghormati hak-hak orang lain terutama hak dari rakyat dan bangsa Palestina,” ujarnya.


Source: terkini.id

Comments

Popular posts from this blog

Talk Show Literasi Keuangan FIFGROUP: OJK Apresiasi Langkah untuk Optimalkan Pembiayaan Dengan Cerdas dan Bijak

SO, JAKARTA,-Industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.  Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peran sektor keuangan itu sendiri, tetapi juga pada pemahaman dan kesiapan finansial masyarakat yang menjadi bagian penting dari ekosistem yang berjalan. Hasil dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan perkembangan positif, dengan indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 49,68%, meningkat signifikan dari angka 38,03% pada tahun 2019.  Meskipun terdapat peningkatan, masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai karakteristik dan peraturan berbagai produk serta layanan di sektor jasa keuangan.  Perkembangan pesat dan digitalisasi di industri keuangan telah menciptakan sistem keuangan yang semakin kompleks dan dinamis.  Oleh karena itu, upaya bersama antara pemerintah, lembaga keuangan, organisasi non...

Pelaku Bom Bandung Terkait Jaringan Purwakarta, Ini Penjelasan Polisi

SO - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan proses identifikasi terhadap tersangka teror bom Bandung, Yayat Cahdiyat, masih berjalan. Jenazah terduga pelaku bom masih ditangani tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Boy menjelaskan, polisi juga terus melakukan identifikasi terduga pelaku bom melalui penelusuran di lapangan. Menurut Boy, Yayat adalah residivis atau mantan narapidana yang bebas pada 2014.  Yayat, 41 tahun, melakukan aksi teror bom pada Senin pagi, 27 Februari 2017. Dia meledakkan bom panci di Taman Pandawa, Kota Bandung. Dia kemudian tewas setelah melakukan aksinya itu. Sehari-hari Yayat dikenal dengan nama Abu Salam. Dari alamat yang tertera di kartu tanda penduduk, dia disebut tinggal di daerah Pasir Bambu, Jawa Barat. Dia juga diduga tinggal selama 6 bulan di kontrakan Desa Sirnagalih, Cianjur. Dia memiliki istri dan 3 anak. Yayat menjadi residivis kare...

Setelah Debat Cagub, Swing Voters Diyakini ke Ahok-Djarot, Ini Kata Ruhut Sitompul

SO   - DPP PDI Perjuangan menyatakan puas dengan penampila jagonya, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat‎, dalam debat calon gubernur Jakarta yang dilaksanakan KPUD, tadi malam. Penampilan yang keren alias cool, dipadu kerja sama apik Ahok-Djarot dinilai sebagai yang terbaik. ‎"Persepsi positif sosmed yang menempatkan Ahok Djarot jauh lebih unggul adalah hasil dari konsistensi Ahok yang tidak pernah terpancing oleh serangan tajam pasangan lain," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Sabtu (14/1). Hasto mengatakan, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan Ahok yang jauh lebih cool dan konsisten di dalam menyampaikan program berdasarkan pengalaman yang nyata. "Karena itulah saya sepakat dengan closing statement pasangan nomor 2 tersebut bahwa untuk menjadi Gubernur dan Wagub DKI diperlukan konsistensi, program nyata, dan keberanian bersikap daripada sekadar retorika. Menjadi pemimpin tidak bisa bermodalkan hafalan,"‎ u...