Skip to main content

Soal al-Maidah ayat 51, Ahok Minta Maaf di Depan Ulama Pada Peringatakan Maulid Rasulullah SAW


Soal al-Maidah ayat 51, Ahok Minta Maaf di Depan Ulama Pada Peringatakan Maulid Rasulullah SAW
SO - Calon Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diselenggaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz di Masjid Al Huda, Jalab Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 12 Desember 2016.

Dalam kesempatan itu, Ahok pun meminta maaf atas tindakan atau ucapannya yang telah menyinggung perasaan umat Islam, baik yang ada di Jakarta maupun di Indonesia.

"Tentunya pada saat ini, saya sebagai manusia yang penuh kekurangan ingin meminta maaf. Kepada para kiai, ustaz, alim ulama, umat muslim yang hadir, khususnya umat Islam di seluruh Indonesia, saya minta dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk saya," kata Ahok, sebagaimana dikutip dari beritasatu.com.

Ia tidak memberikan alasan apa pun terhadap tindakannya yang telah menyinggung hati umat Islam. Ia hanya menyampaikan permintaan maaf setulus hati.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengucapkan terima kasih atas dukungan doa yang di berikan kepadanya selama ini. Sehingga ia mampu menjalankan amanah warga Jakarta dalam memimpin Kota Jakarta.

Tak lupa, Ahok meminta dukungan doa kepada seluruh warga Jakarta untuk menghadapi sidang perdana terkait kasus dugaan penistaan agama yang akan digelar besok, Selasa, 13 Desember 2016.

"Terima kasih untuk doa-doanya. Saya juga minta didoakan agar besok dalam persidangan, semuanya berjalan lancarkan," ujarnya.

Ia juga meminta agar warga Jakarta terus mengingatkan dirinya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin Jakarta. Ia meminta para kaum ulama dan warga terus menuntunnya agar menjadi Gubernur DKI yang amanah sesuai dengan sifat dan teladan Nabi Muhammad SAW.

"Ingatkan saya dan tuntunlah saya supaya jadi Gubernur yang amanah sesuai sesuai sifat teladan Nabi Muhammad SAW," ungkapnya. (is)

Popular posts from this blog

Talk Show Literasi Keuangan FIFGROUP: OJK Apresiasi Langkah untuk Optimalkan Pembiayaan Dengan Cerdas dan Bijak

SO, JAKARTA,-Industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.  Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peran sektor keuangan itu sendiri, tetapi juga pada pemahaman dan kesiapan finansial masyarakat yang menjadi bagian penting dari ekosistem yang berjalan. Hasil dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 menunjukkan perkembangan positif, dengan indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 49,68%, meningkat signifikan dari angka 38,03% pada tahun 2019.  Meskipun terdapat peningkatan, masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai karakteristik dan peraturan berbagai produk serta layanan di sektor jasa keuangan.  Perkembangan pesat dan digitalisasi di industri keuangan telah menciptakan sistem keuangan yang semakin kompleks dan dinamis.  Oleh karena itu, upaya bersama antara pemerintah, lembaga keuangan, organisasi non...

Pelaku Bom Bandung Terkait Jaringan Purwakarta, Ini Penjelasan Polisi

SO - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan proses identifikasi terhadap tersangka teror bom Bandung, Yayat Cahdiyat, masih berjalan. Jenazah terduga pelaku bom masih ditangani tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Boy menjelaskan, polisi juga terus melakukan identifikasi terduga pelaku bom melalui penelusuran di lapangan. Menurut Boy, Yayat adalah residivis atau mantan narapidana yang bebas pada 2014.  Yayat, 41 tahun, melakukan aksi teror bom pada Senin pagi, 27 Februari 2017. Dia meledakkan bom panci di Taman Pandawa, Kota Bandung. Dia kemudian tewas setelah melakukan aksinya itu. Sehari-hari Yayat dikenal dengan nama Abu Salam. Dari alamat yang tertera di kartu tanda penduduk, dia disebut tinggal di daerah Pasir Bambu, Jawa Barat. Dia juga diduga tinggal selama 6 bulan di kontrakan Desa Sirnagalih, Cianjur. Dia memiliki istri dan 3 anak. Yayat menjadi residivis kare...

Setelah Debat Cagub, Swing Voters Diyakini ke Ahok-Djarot, Ini Kata Ruhut Sitompul

SO   - DPP PDI Perjuangan menyatakan puas dengan penampila jagonya, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat‎, dalam debat calon gubernur Jakarta yang dilaksanakan KPUD, tadi malam. Penampilan yang keren alias cool, dipadu kerja sama apik Ahok-Djarot dinilai sebagai yang terbaik. ‎"Persepsi positif sosmed yang menempatkan Ahok Djarot jauh lebih unggul adalah hasil dari konsistensi Ahok yang tidak pernah terpancing oleh serangan tajam pasangan lain," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Sabtu (14/1). Hasto mengatakan, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan Ahok yang jauh lebih cool dan konsisten di dalam menyampaikan program berdasarkan pengalaman yang nyata. "Karena itulah saya sepakat dengan closing statement pasangan nomor 2 tersebut bahwa untuk menjadi Gubernur dan Wagub DKI diperlukan konsistensi, program nyata, dan keberanian bersikap daripada sekadar retorika. Menjadi pemimpin tidak bisa bermodalkan hafalan,"‎ u...